0816335341
News

Mobil hias alun alun kidul jogja

Mobil hias alun alun kidul jogja

Yogyakarta merupakan salah satu kota yang kaya akanObjek Wisata, mulai dari wisata pantai , wisata alam hingga wisata budaya, nah salah satu objek wisata yang terkenal di Kota ini adalah Wisata Alun Alun Kidul Jogja

Alun-alun Kidul (Selatan) adalah alun-alun di bagian Selatan Keraton Yogyakarta. Alun-alun Kidul sering pula disebut sebagai Pengkeran. Pengkeran berasal dari kata pengker (bentuk krama) darimburi(belakang). Hal tersebut sesuai dengan keletakan alun-alun Kidul yang memang terletak di belakang keraton. Alun-alun ini dikelilingi oleh tembok persegi yang memiliki lima gapura, satu buah di sisi selatan serta di sisi timur dan barat masing-masing dua buah. Di antara gapura utara dan selatan di sisi barat terdapat ngGajahan sebuah kandang guna memelihara gajah milik Sultan. Di sekeliling alun-alun ditanami pohon mangga (Mangifera indica; famili Anacardiaceae), pakel (Mangifera sp; familiAnacardiaceae), dan kuini (Mangifera odoranta; famili Anacardiaceae). Pohon beringin hanya terdapat dua pasang. Sepasang di tengah alun-alun yang dinamakan Supit Urang(harfiah=capit udang) dan sepasang lagi di kanan-kiri gapura sisi selatan yang dinamakanWok(dari kata bewok, harfiaf=jenggot). Dari gapura sisi selatan terdapat jalan Gading yang menghubungkan dengan Plengkung Nirbaya.

Alun-alun selatan, dulunya tempat latihan baris prajurit keraton, sehari sebelum upacara grebeg. Tempat itu juga sebagai ajang sowan abdi dalem wedana prajurit berserta anak buahnya, di malam bulan Puasa tanggal 23, 25, 27 dan 29. Namun sejak Sri Sultan HB VIII bertahta, pisowanan ini dihentikan.

ada satu tradisi permainan yang sangat menarik di alun alun selatan yang disebut Masangin. Masangin adalah memasuki celah di antara dua pohon beringin di tengah alun-alun itu dalam keadaan mata tertutup. Tampaknya sepele, tapi tak gampang. Banyak yang mencoba, tapi gagal. Selalu berbelok arah. anda ingin mencoba

Permainan itu menurut cerita berawal dari sebuah cerita / mitos. Menurut cerita masyarakat setempat, dulu pada masa kerajaan Sultan Hamengkubuwono I ada seorang putri yang cantik rupawan. Kecantikannya begitu terkenal, banyak pemuda yang jatuh hati dan ingin melamarnya. Namun tidak mudah untuk menaklukkan hati sang putri, ada syarat yang harus dipenuhi, yaitu pemuda yang melamarnya harus dapat melewati celah pohon beringin kembar dengan mata tertutup. Konon, menurut Sultan orang yang dapat melewati celah beringin tersebut adalah seseorang yang mempunyai hati bersih dan tulus. Banyak yang mencoba, tetapi tidak ada yang berhasil, kecuali anak Prabu Siliwangi yang akhirnya menjadi suami sang putri. Selain itu, tempat ini pernah dijadikan sebagai pertahanan gaib untuk mengecoh pasukan Belanda yang ingin menyerang keraton agar mereka kehilangan arah.

Dan dengan adanya mitos / cerita tersebut ditambah mitos hanya orang yang berhati bersih yang bisa melewati celah diatara pohon beringin tersebut menambah daya tarik wisatawan untuk mengunjunginya. Selain permainan masangin, kita juga bisa mencoba naik sepeda atau becak yang sudah dihiasi lampu LED warna warni yang berada di alun alun kidul. Tentunya hanya pada malam hari, becak / sepeda lampu itu tersedia. Setelah lelah mencoba permainan masangin dan mengayuh becak, kita bisa menikmati makanan yang telah ditawarkan disekeliling ? alun alun. tertarik mencoba masangin dan mengayuh becak lampu hias? segera kunjungi Yogyakarta menggunakan jasa rental mobil jogja dan jangan lupa mampir di alun alun yogyakarta

Tagged: , , , ,

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *