Wisata Towilfiets Yogyakarta

Berkat wisata sepeda Towil, setiap hari, rata-rata lebih dari 10 wisatawan asing menggenjot sepeda tua mengelilingi pedesaan di Sentolo, Kulon Progo, Yogyakarta.

Fiets berarti sepeda onthel. Karena itu, wajar jika Towil menamai bisnisnya Wisata Towilfiets. Towil sendiri yang akan menemani para tamu ngonthel jelajah desa. Kalau banyak tamu di musim liburan, biasanya Towil mengajak pemuda desa ikut serta menjadi guide.

Rutenya sih tidak jauh-jauh dari rumah Towil di desa Bantar Bangunsucipto, Kecamatan Sentolo di Kulon Progo, Yogyakarta.

Towil akan mengajak wisatawan melihat Jembatan Bantar yang dirancang oleh presiden pertama Republik Indonesia, Ir Soekarno. Selain itu, wisatawan diajak bertamu ke rumah warga yang menganyam tikar, membuat jamu gendong, juga ke rumah pengrajin tempe.

Jika berminat, peserta wisata sepeda ini bisa ikut beraktivitas bersama penduduk desa. Misalnya, ikut bercocok tanam atau sekadar menimba air dari sumur. Hm, cocok nih buat para remaja yang belum pernah melihat sumur kerekan sepanjang hidup mereka.Wisatawan juga akan dikenalkan dengan daun jati hingga daun singkong. Eksotis, bagi mata para wisatawan asing.

Kalau mau merasakan pengalaman lebih lama, boleh kok menginap di rumah penduduk Desa Bantar. Tentu saja, lupakan fasilitas hotel ya.

Jika berniat langsung pergi ke sana, arahkan kendaraan menuju kawasan Kulon Progo, sekitar 20 kilometer ke arah barat Yogyakarta. Setelah melewati jembatan Bantar di Jalan Wates Km15, langsung belok kanan menuju Griya Joglo Towilfiets. Kalau tak yakin, tanya saja. Warga di sana mengenali Towil sebagai “orang yang banyak menerima tamu Londo”.

sumber  : wego

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *